Langsung ke konten utama

Membuka 'Trilogy Prinsa', Prinsa Mandagie Merilis Video Musik 'Berhenti Mengerti'








Setelah terakhir kita mendengar kolaborasi antara musisi muda Bandung, Prinsa Mandagie bersama dengan Fiersa Besari yang bertajuk 'Melawan Hati' kali ini musisi muda ini kembali dengan karya terbarunya.
Prinsa Mandagie baru saja merilis single sekaligus Video Music yang merupakan Trilogy Prinsa berjudul ‘Berhenti Mengerti’. Membahas sedikit tentang ‘Berhenti Mengerti’. Lagu ini merupakan ciptaan dari Fafa Didin dan BarsenaBestandhi dan diaransemen oleh Music by Seek (Marco Stefiano, Kitut, Jesse), Mixing oleh Ano Stefiano, Masteringdan Engineering oleh Dimas Pradipta. Karakter vokal Prinsa dan kemampuannya untuk mengolah melodi juga menjadi salah satu hal kunci yang membuat lagu ini semakin terasa relate bagi para pendengarnya. Lagu menceritakan tentang sebuah hubungan cinta yang tidak mudah. Dalam perjalanannya, banyak hal yang telah dimengerti, dimaafkan, dan diperjuangkan, tapi kita tetap tidak lepas dengan tantangan yang terus saja menguji rasa cinta kita tersebut. 

 

Hal inilah yang kemudian berusaha dituangkan Prinsa ke dalam video musiknya. Digambarkan dalam video musik, 2 kisah cinta dari Lapisan Masyarakat yang sangat berbeda. Seorang pengamen yang harus disakiti oleh pasangannya yang lebih memilih mendua dengan seseorang yang mapan dan memiliki mobil yang nyaman, serta cerita tentang wanita yang cukup secara ekonomi namun tetap disakiti oleh sang kekasih walau sekuat tenaga dia mencoba untuk mengerti pasangannya tersebut. Prinsa berharap dengan adanya video musik ini, para penikmat musik semakin mengerti tentang pesan yang coba dia gambarkan lewat lirik dari lagu ini. Untuk video musik ini, Fafa Didin turut membantu sebagai Sutradara sekaligus Executive Producer, Ario Bima sebagai Producer, dan Oni, Kody Lapergue, Alika Jantiniacsebagai Model. Video musik ‘Berhenti Mengerti’ sudah dapat disaksikan melalui kanal Youtube resmi dari Prinsa Mandagie mulai 15 September yang lalu.Selepas merilis video musik lagu ini, kini Prinsa tengah menyiapkan lagu kedua dari Trilogy Prinsa yang akan dirilis dalam waktu dekat. 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Studio Pop Hadirkan Kembali Memori Menggembirakan Milik Naif Band

  Studio Pop kembali muncul ke permukaan dalam season 3, kali ini mereka memberikan tribut untuk band yang baru saja ramai dibicarakan oleh khalayak ramai yaitu Naif yang ditinggalkan beberapa personilnya. Studio Pop kembali mendatangkan memori - memori indah kala kita mendengarkan  lagu-lagu dari Naif yang sudah 25 tahun menemani musik Indonesia. Pada kesempatan kali mereka menggandeng Ricky Virgana (White Shoes And The Couples Company), Isyana Sarasvati, Diskoria dan uniknya kali ini mereka membawa juga Adjis Doaibu,Gilang Gombloh dan Oomleo yang mana mereka merupakan penggemar dan juga saksi hidup Naif Band sejak lama. "David Pepeng Emil dan Jarwo bermain bersama didalam satu band" Penggalan kalimat tersebut nampak mendapat tempat khusus didalam lagu ini, biasanya sang frontman David Bayu yang biasanya menyanyikan lagu ini dan sekarang dibawakan kembali oleh Isyana dan kawan kawan Studio Pop membuat rasa haru nampak tumpah ruah. 

Gadis Impian Di Single Perdana Irrealiste

     Gambaran seorang gadis yang lugu, loveable namun sulit untuk digapai, itulah yang coba digambarkan Ricky cs dalam single perdana yang segera akan mereka luncurkan bertajuk Daydream. Daydream Girl akan segera dilepaskan band dream pop asal Bandung, Irrealiste. Rencananya Daydream ini akan segera dirilis bertepatan dengan hari kasih sayang atau Valentine. Lagu Daydream Girl bermula digarap oleh Ricky Adrian semasa karantina Covid 19. Single ini bercerita tentang ungkapan perasaan seseorang terhadap sosok idamannya yang sulit digapai. Setelah proses produksi yang cukup panjang, IrrĂ©aliste akhirnya sudah menemukan komposisi yang pas sehingga setelah sekian lama penggarapannya, mereka baru berani membagikannya kepada pendengar secara luas. Dalam single ini juga Irrealiste dibantu oleh beberapa rekan seperti Mahendra Ihsan yang berperan sebagai produser dalam track ini. Bilamana disimak, genre yang mereka usung sebagai senjata perdana adalah dream pop yang dibalut dengan l...