Langsung ke konten utama

Postingan

Single Terbaru Nan Mistis dari The Panturas

  Foto Oleh : The Panturas Setelah terakhir band asal Jatinangor The Panturas mengeluarkan single bertajuk Balada Semburan Naga, kali ini mereka hadir kembali dengan single terbaru yang memiliki aura mistis. 'Tafsir Mistik' menjadi single terbaru dalam rangka menuju album kedua dari The Panturas. Single ini cukup berbeda dengan lagu-lagu dari The Panturas yang notabenenya beraliran Surf rock  , di lagu ini The Panturas mendayu-dayu namun tetap dengan koridor atau ciri khas mereka. Acin, Rizal, Kuya dan Gogon dalam single ini lebih mengarah kepada musik melayu dengan lirik yang menceritakan tentang fenomena yang kerap terjadi di Indonesia terkait dengan hal-hal yang berbau mistis. Video Klipnya juga telah dirilis di platform Youtube dari The Panturas yang dibintangi oleh  Sha Ine FebriYanti dan Sir Dandy yang tentunya membuat aura dari lagu ini semakin terasa karena visual yang ditampilkan oleh The Panturas seirama dengan apa yang dibicarakan didalam lagu dari Tafsir Misti...

'Purnama' Perkenalan Bilal Indrajaya Lebih Dalam

Foto Oleh: Genius.com  Tepat pada 1 November 2019, Bilal Indrajaya resmi meluncurkan mini album perdananya setelah 2 kali mengeluarkan single yaitu ' Biar ' dan 'Ruang Kecil'. EP ini tentunya para pendengar diajak masuk kedalam dunia Bilal yang lebih dalam, setelah sebelumnya ia debut dengan lagu pertama yaitu 'Biar'. Terdapat 6 track didalam mini album yang bertajuk 'Purnama' ini, dimulai dengan track pertama yaitu ' Merekah ' sebagai gerbang pembuka yang berisi instrumental dan juga penghubung ke track kedua yaitu 'Gulana '. Track kedua ini nuansa   Dewa 19 kental terasa mulai dari musik hingga lirik, menceritakan seseorang yang terlambat untuk menyadari perasaannya yang kemudian penuh cemas juga keraguan terhadap orang yang ia rindukan. Track ketiga berjudul 'Irma' yang mana judul ini juga isi dari lagu ini mengkisahan ibunda tercinta dari Bilal yang menjadi alasannya untuk kembali kerumah, Video Musik dari track ini pun telah...

We The Fest 2020 Virtual Concert Obati Kerinduan Menikmati Konser

WTF atau yang biasa dikenal dengan We The Fest telah berhasil menyelenggarakan Virtual Concert untuk tahun ini sebagai solusi dikala situasi belum memungkinkan untuk menyaksikan konser secara langsung akibat pandemi yang belum juga berakhir. 26 & 27 September kemarin We The Fest 2020 digelar dengan sejumlah pengisi acara mulai dari musisi dalam negeri hingga luar negri tentunya yang menjadi ciri khas dari WTF tiap tahunnya. Untuk musisi dalam negeri menampilkan berbagai nama seperti Isyana, Diskoria, Jason Ranti, Hindia hingga musisi muda yang tengah naik daun Nadin Amizah meramaikan pentas We The Fest Home Edition ini. Line Up Internasional pun tak kalah menarik, tahun ini WTF  menampilkan Lewis Capaldi, disusul oleh duo Oh Wonder hingga Masego dan beberapa penampil lainnya yang juga didatangkan dari luar. Acara ini pertama kali dihadirkan di Indonesia pada Agustus 2014 di Parkir Timur, Senayan Jakarta dan tahun ini menjadi kali ke 7 WTF hadir di Indonesia dengan konsep yang...

Kolaborasi Rocket Rockers dan Stand Here Alone Tumpahkan Keresahan

Maraknya kasus perundungan atau yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan  Bullying  membuat berbagai kalangan nampak turut memberikan rasa perihatin, terkhusus bagi kedua band asal kota Bandung  Rocket Rockers  dan  Stand Here Alone  yang berkolaborasi bersama menciptakan sebuah lagu pada 27 Maret 2020 lalu. Maha Benar adalah judul dari karya terbaru mereka juga sebagai media keresahan juga dilema akan situasi yang sama-sama dirasakan kedua band ini menjadi sebuah kebiasaan buruk yang melekat. Lagu ini berkisah tentang perundungan yang sedang menjadi tren dikalangan anak muda, mulai dari stigma negatif hingga adanya jarak antara senior dengan junior tertuang didalam karya ini. Rocket Rockers menggandeng trio Stand Here Alone dalam workshop dan tentunya itu tidak disia-siakan oleh para personil untuk berbagi masukan mengenai aransemen musik dan pada penulisan lirik dipercayakan kepada Aska Pratama, Taufik Andryyansyah “Mbenk”   dan   Ocan Siag...

Sal Priadi Berlayar Di "Irama Laot Teduh"

9 Juli 2020 Sal Priadi resmi merilis single 'Irama Laot Teduh' yang digadang-gadang sebagai jembatan menuju album baru yang akan diberi judul 'Kumpulan Lagu Cinta'. Track ini  dibalut dengan ceria dan dibumbui dengan lirik yang ringan serta musik yang terbilang sejuk. Sal sendiri mengungkapkan bahwa karya kali ini ia dapatkan mana kala bertemu dengan buah hati rekannya yang bernama Irama Lautan Teduh dan pada akhirnya dijadikan judul track tersebut. Tambahan juga menurut Sal kenapa penulisan kata 'Laut' dalam judul menjadi 'Laot' dikarenakan hal itu terinspirasi dari perjalannya menuju Aceh. Isi dari lagu tersebut secara garis besar menceritakan soal pelajaran hidup yang dapat ditafsirkan  kepada para penerus kehidupan atau buah hati dan juga dapat diartikan untuk pasangan kekasih, bagaimana kita harus siap dengan datangnya ombak besar dan hal hal dimasa yang akan datang. Secara musik hal yang baru bagi Sal yang biasanya lebih mendayu-dayu dengan kegelap...

Reality Club Rilis Sekuel Dari Track 'The Rush'

    Foto Oleh : USSFEED Pertanggal 25 September 2020 kemarin Reality Club baru saja merilis EP bertajuk ‘The Rush And Other Vices’ yang mana EP ini bisa dikatakan bersumber dari sebuah track berjudul The Rush yang hadir pada album terakhir mereka yang berjudul ‘What Do You Really Know? pada 30 Agustus 2019. Didalam EP ini terdapat 3 track yang coba diperdengarkan dengan eksperimen yang lebih dalam dari Reality Club. Dimulai dari track ‘The Rush’ yang sudah ada pada album terakhir mereka dan dimasukan kembali kedalam EP ini, dan setelah itu ada ‘The Ultimate Rush’ yang bernuansa rock 80an dengan distorsi dan dirty sound yang mulai di eksplorasi oleh Reality Club semenjak mereka mengeluarkan album kedua mereka. Sebagai penutup dari EP ini para personil berduet dengan musisi yang lebih spesifik bisa dikatakan sebagai rapper asal Medan yaitu Basboi dalam track ‘The Rush Remix’. Setelah beberapa hari merilis EP tersebut, Reality Club melangsungkan acara Launching Party da...

#KilasBalik 24:00 lewat Milik The Brandals

"Berkali-kali kau buat tidurku tak nyenyak, Kunyanyikan terus lagu-mu hingga suara-ku serak!" sebuah potongan lirik dari lagu yang sudah tidak asing bagi para penikmat musik lokal band asal ibu kota The Brandals pada saat itu sukses menciptakan  sebuah track yang menjadi song anthem bagi mereka selain beberapa lagu yang sebelumnya sudah terlebih dahulu dirilis seperti Retorika, 100% Kontrol, Lingkar Labirin dan beberapa lagu lainnya. Lagu 24:00 Lewat berada didalam album Audio Imperialist yang dirilis pada tahun 2005, dengan genre Rock n Roll yang sudah melekat pada The Brandals. Vokal khas milik Eka Annash menambah kesan lelaki dalam lagu ini, diperjelas dengan melodi dan ketukan drum dari  Alm. Rully Anash (drum), Mochammad Bayu Indrasoewarman (gitar), Tonny Dwi Setiaji (rhythm gitar), Dodi Widyono (bass). Lagu ini juga menjadi soundtrack dari film Lovely Luna tidak lama setelah lagunya dirilis.